Rencana Jahat yang akan dilakukan odin di akhir series record Of ragnarok ⁉️
Di edit oleh admin pada 17/08/2025
Di tengah gemuruh pertempuran Ragnarok, di mana para dewa dan manusia saling bertarung demi mempertahankan eksistensi mereka, ada satu sosok yang jarang turun tangan namun selalu menjadi pusat perhatian: Odin, penguasa Asgard. Dari kursinya, ia mengamati setiap ronde dengan tatapan tajam, seolah sedang menilai bidak-bidak di papan catur raksasa. Namun di balik sikap tenang dan senyum tipisnya, Odin menyimpan ambisi yang jauh lebih kelam dari sekadar kemenangan di arena.
Rencananya dimulai dengan mengumpulkan Empat Harta Malapetaka, artefak kuno peninggalan para dewa primordial yang menyimpan kekuatan tak terbayangkan. Setiap artefak yang berhasil ia dapatkan membawa Odin selangkah lebih dekat pada tujuannya: menghancurkan Segel Glepnir, belenggu kuno yang dibuat untuk mengurung kekuatan para dewa awal. Baginya, segel itu bukanlah simbol keamanan, melainkan penghalang yang harus disingkirkan.
Namun artefak saja tidak cukup. Untuk membangkitkan para dewa primordial atau bahkan menyerap kekuatan mereka, Odin membutuhkan dua hal yang nyaris mustahil didapatkan: Air Kehidupan, yaitu energi hidup seluruh umat manusia, dan Wadah Primordial, tubuh yang mampu menampung kekuatan dewa awal tanpa hancur. Sosok yang memenuhi syarat itu hanyalah Siegfried, pejuang misterius yang saat ini terkurung di Tartarus—dan Odin memastikan ia tetap hidup demi rencana ini.
Di sinilah rahasia terbesar terungkap: turnamen Ragnarok bukan sekadar adu kekuatan untuk menentukan nasib manusia. Bagi Odin, setiap ronde adalah bagian dari ritual gelap. Jika umat manusia kalah, energi kehidupan mereka akan menjadi bahan bakar kebangkitan para dewa kuno. Dan saat itu terjadi, keseimbangan dunia akan runtuh, membuka jalan bagi era baru di mana kekuatan primordial berkuasa.
Rencana ini menimbulkan pertanyaan besar: mampukah para pejuang manusia menghentikan langkah Odin sebelum segel terakhir terbuka? Atau justru sang penguasa Asgard akan berhasil membawa dunia kembali ke zaman di mana para dewa awal memerintah tanpa tandingan? Satu hal yang pasti, setiap detik yang berlalu membuat Ragnarok semakin menjauh dari sekadar pertarungan, dan semakin dekat menuju kehancuran total.